Jumat, 21 Juli 2017

Batik Kawung – Motif Yang Terinspirasi Dari Kolang Kaling

Halo gan! Sebagai orang Indonesia tentunya kita pasti sudah sering sekali melihat batik. Banyak sekali motif batik yang ada di dunia ini. Bahkan, batik itu ternyata ngga cuma dibuat di Indonesia. Ada juga batik yang dibuat di Malaysia, India dan Thailand lho! Nah, kali ini saya ingin membahas tentang motif batik Kawung.
Kawung adalah salah satu motif batik Jawa yang sudah sangat terkenal. Tentunya karena motif ini adalah motif klasik, yang bahkan sebenarnya pada jaman dahulu tidak boleh digunakan oleh sembarang orang. Dulu, motif batik Kawung hanya boleh digunakan oleh anggota keraton lho. Seperti Abdi Dalem contohnya. Motif ini termasuk kepada beberapa motif larangan yang tidak boleh dikenakan sembarang orang dulu. Tapi kalau sekarang sih semua orang boleh pakai.

Inspirasi Motif Kawung
Sebenarnya apa sih yang menjadi inspirasi motif Kawung? Ternyata salah satunya adalah buah Kolang-Kaling. Ya benar, Kolang-Kaling yang sering ditemui di dalam minuman es serut, es teler, es campur dan bermacam-macam es-es lain yang biasa kita minum biar seger. Kolang-Kaling yang warnanya putih bening itu lho. Baru tau kan gan?
Nah jadi, konon katanya pohon Aren itu punya buah yang kulitnya keras dan legam. Ketika buah Aren itu dipotong menjadi empat bagian, maka buah itu akan mengeluarkan Kolang-Kaling yang berbentuk simetris persis dengan motif Kawung!
Selain Kolang-Kaling, ternyata berdasarkan beberapa sumber, Kumbang Hitam (Kwangwung) juga merupakan hewan yang menjadi inspirasi dari motif Kawung ini gan. Dulu, serangga kumbang ini merupakan serangga yang sangat ditakuti oleh para petani kelapa. Karena serangga ini merupakan hama yang sulit sekali untuk diusir. Nah, ketika serangga ini terbang, maka sayapnya yang mengepak akan terlihat seperti motif Kawung gan. Begitu juga dengan bentuk tubuhnya yang lonjong, mirip dengan motif batik Kawung.

Motif Yang Paling Tua di Indonesia
Berdasarkan sebuah penelitian, motif Kawung adalah motif yang paling tua di Indonesia. Gimana ngga? Beberapa patung di candi Prambanan memiliki ukiran-ukiran yang persis dengan bentuk motif Kawung ini. Nah, candi Prambanan itu sudah ada di Indonesia sejak abad ke-9 gan. Jadi kalau dihitung-hitung, maka batik Kawung itu motifnya sudah ada selama 12 abad, 1200 tahun! Wow.
Bisa disimpulkan, bahwa motif ini merupakan motif yang berasal dari pengaruh masuknya agama Hindu ke Indonesia. Kalau begitu, mungkin motif ini sudah ada bahkan sebelum agama Hindu menginjakkan kaki di Indonesia? Bisa jadi. 

Makna Batik Kawung
Batik Kawung ini punya beberapa makna yang sangat bagus. Tentunya sebagai pengguna batik Kawung, kita wajiblah untuk tahu apa sih makna yang terkandung ketika batik Kawung itu digunakan seseorang?
     1.       Hati yang bersih. Batik Kawung ini terinspirasi dari Kolang-Kaling, yaitu buah yang berada di dalam buah Aren. Nah, buah Aren sendiri mempunyai kulit yang gelap dan lusuh. Namun ketika dibuka dalamnya, terlihatlah buah yang putih bening dan bersih. Sehingga motif Kawung ini memiliki makna hati yang bersih. Dimana hati yang bersih / niatan batik tidak perlu dihumbar-humbar dan dipamerkan.

      2.       Berguna bagi orang-orang disekitarnya. Buah Arena memiliki banyak manfaat. Bahkan manfaat dari buah Aren ini tidak hanya terletak pada buahnya saja, tapi dari kulit sampai kedalamnya, semua bermanfaat bagi manusia. Sehingga kita sebagai pengguna batik Kawung seharusnya turut mengadopsi makna ini kedalam pribadi kita. Sebagai manusia alangkah baiknya apabila kita dapat berguna bagi banyak orang kan gan?

     3.       Persatuan rakyat. Motif Kawung ini dalam bahasa Jawa diibaratkan sebagai Saderek Sekawan Gangsal Pancer. Yang maksudnya adalah motif Kawung itu melambangkan persatuan atas persaudaraan yang berjumlah empat. Dimana bagian tengah adalah pusat alam semesta.

     4.       Pengendalian diri yang sempurna. Nama Kawung ini konon diambil dari kata Suwung dalam bahasa Jawa. Yang artinya adalah kekosongan. Kekosongan yang dimaksud disini bukan kekosongan pikiran alias bengong ya gan. Maksudnya adalah kekosongan atas hawa nafsu duniawi. Dimana seorang dengan sifat Suwung dapat mengendalikan emosi dan hawa nafsunya secara sempurna. Ia mengerti betul kapan harus bertindak dan kapan harus diam. Sehingga bisa dibilang pribadi tersebut memiliki pengendalian diri yang sempurna.

Nah, itulah tadi pembahasan singkat tentang batik Kawung. Ternyata buah Kolang-Kaling yang terlihat konyolpun memiliki makna yang dalam kan gan? Apakah anda sudah memiliki hati yang bersih? Sudahkah kita berguna bagi banyak orang? Lalu apakah kita bisa mengendalikan diri kita secara sempurna? Saya doakan semoga kita bisa mengambil makna baiknya dari batik Kawung ini gan, amin. Salam!


EmoticonEmoticon